Tidak semua gangguan pada sapi langsung memerlukan panel laboratorium yang luas. Pemeriksaan menjadi penting ketika hasilnya dapat membantu dokter hewan membedakan penyebab penyakit, menentukan tindakan pengendalian, menilai masalah kelompok, atau memenuhi persyaratan lalu lintas hewan.
Tanda yang Memerlukan Pemeriksaan Dokter Hewan
- Demam, lemas, atau kehilangan nafsu makan.
- Penurunan produksi susu atau berat badan.
- Diare berulang, terutama pada pedet.
- Batuk, cairan hidung, atau kesulitan bernapas.
- Selaput lendir pucat atau kekuningan.
- Keguguran, retensi plasenta, kelahiran lemah, atau sulit bunting.
- Luka yang tidak membaik atau dugaan infeksi ambing.
- Gangguan saraf, tidak mampu berdiri, atau kematian mendadak.
Dokter hewan menentukan apakah pemeriksaan klinis sudah cukup atau perlu dilanjutkan dengan pengambilan sampel.
Situasi yang Perlu Ditangani Segera
Beberapa sapi sakit dalam waktu berdekatan
Kejadian pada beberapa hewan dapat berkaitan dengan penyakit menular, pakan, air, toksin, atau perubahan manajemen. Catat jumlah hewan sakit, tanggal mulai gejala, dan kelompok yang terdampak. Batasi perpindahan sampai dokter hewan menilai risikonya.
Air liur berlebihan, lepuh, dan pincang
Demam, air liur berlebihan, lepuh pada mulut atau sekitar kuku, serta kepincangan dapat ditemukan pada Penyakit Mulut dan Kuku. Gejala saja tidak cukup untuk memastikan PMK karena penyakit vesikular lain dapat tampak serupa. Jangan memindahkan hewan yang dicurigai. Hubungi dokter hewan atau petugas kesehatan hewan agar pelaporan, pengambilan sampel, dan biosekuriti dilakukan dengan benar.
Keguguran atau masalah reproduksi dalam kelompok
Keguguran dapat disebabkan oleh infeksi maupun faktor noninfeksi. Brucellosis merupakan salah satu penyakit yang perlu diwaspadai karena dapat menyebabkan keguguran dan menular kepada manusia. Hindari menyentuh janin, plasenta, atau cairan reproduksi tanpa pelindung. Pisahkan induk dan hubungi dokter hewan untuk menentukan sampel serta prosedur pengiriman yang aman.
Penurunan produksi yang berlangsung lama
Produksi susu, pertambahan bobot, dan performa reproduksi dapat turun akibat kombinasi pakan, parasit, infeksi kronis, gangguan organ, atau manajemen. Evaluasi kelompok sering lebih bermanfaat daripada memeriksa satu sapi tanpa memilih sampel yang mewakili.
Tes Apa yang Mungkin Dipilih?
- Darah lengkap: membantu menilai anemia, peradangan, dan perubahan sel darah.
- Kimia darah: membantu menilai fungsi organ dan kondisi metabolik.
- Pemeriksaan feses: membantu menilai parasit atau agen tertentu.
- Kultur dan uji kepekaan: digunakan pada sampel tertentu untuk mengidentifikasi bakteri dan pilihan antimikroba.
- PCR: mendeteksi materi genetik agen penyakit.
- Serologi: mendeteksi antibodi atau antigen sesuai metode dan tujuan pemeriksaan.
- Pemeriksaan reproduksi: dipilih berdasarkan riwayat keguguran, infertilitas, atau masalah pejantan.
Tes yang paling banyak bukan selalu yang paling tepat. Informasi riwayat, pemeriksaan fisik, dan pemilihan hewan yang mewakili kelompok menentukan nilai hasil laboratorium.
Informasi yang Perlu Disiapkan
- Jumlah populasi dan jumlah hewan yang sakit atau mati.
- Umur, jenis kelamin, bangsa, dan fase produksi.
- Urutan munculnya gejala.
- Riwayat vaksinasi, obat, pakan, dan ternak baru.
- Foto atau video gejala bila aman untuk direkam.
- Tujuan pemeriksaan, misalnya diagnosis, pemantauan kelompok, atau lalu lintas.
Jangan Mengambil Sampel Berisiko Tanpa Arahan
Bahan keguguran, jaringan, bangkai, dan cairan tubuh dapat membawa agen penyakit yang menular ke hewan maupun manusia. Pengambilan, pengemasan, dan pengiriman harus mengikuti arahan dokter hewan serta laboratorium.
Konsultasi Pemeriksaan Sapi
Sebelum mengirim sampel, hubungi Laboratorium Riset & Diagnostik Satwa Sehat untuk memastikan jenis pemeriksaan, wadah, volume, suhu penyimpanan, dan waktu pengiriman. Hasil laboratorium perlu ditafsirkan oleh dokter hewan bersama temuan klinis dan kondisi kelompok.
Sumber
- WOAH: Foot and mouth disease.
- WOAH: Brucellosis.
- Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan: Petunjuk teknis pengendalian PMK.
Punya pertanyaan seputar kesehatan hewan Anda? Hubungi Kami sekarang juga.
