Pencegahan Penyakit

Vaksinasi Kucing dan Anjing di Malang

Vaksinasi diberikan setelah pemeriksaan untuk memastikan pasien cukup sehat dan memperoleh jenis vaksin sesuai usia serta riwayat sebelumnya.

Jadwal vaksin tidak sama untuk setiap pasien. Dokter mempertimbangkan usia, riwayat vaksin, kondisi kesehatan, lingkungan, dan risiko paparan.

Layanan Vaksinasi

Vaksinasi Kucing

Pemilihan vaksin dan jadwal disesuaikan dengan usia, riwayat, kondisi kesehatan, dan risiko paparan kucing.

Vaksinasi Anjing

Dokter menilai kebutuhan vaksin inti, penguat, dan vaksin lain berdasarkan kondisi serta lingkungan anjing.

Vaksinasi Rabies

Vaksinasi rabies dilakukan sesuai kelayakan pasien dan ketentuan yang berlaku.

Sebelum Membuat Jadwal Vaksin

  • Siapkan buku vaksin atau catatan vaksin sebelumnya.
  • Sampaikan riwayat sakit, alergi, dan penggunaan obat.
  • Tunda kontak dengan hewan lain bila pasien menunjukkan tanda penyakit menular.
  • Dokter akan memeriksa kondisi pasien sebelum vaksin diberikan.

Alur Layanan

Konfirmasi Riwayat

Tim mencatat usia, riwayat vaksin, penyakit, dan kondisi pasien.

Pemeriksaan Dokter

Dokter menilai apakah vaksin dapat diberikan atau perlu ditunda.

Pemberian Vaksin

Vaksin diberikan sesuai jenis dan jadwal yang ditentukan.

Pemantauan

Pemilik menerima catatan vaksin, jadwal berikutnya, dan petunjuk pemantauan setelah vaksin.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah hewan yang sedang sakit boleh divaksin?

Vaksinasi umumnya ditunda bila pasien sedang sakit. Keputusan diberikan setelah pemeriksaan dokter.

Apakah vaksinasi dapat dilakukan di rumah?

Dapat dipertimbangkan melalui home visit bila kondisi pasien dan penyimpanan vaksin memungkinkan.

Bagaimana mengetahui jadwal vaksin berikutnya?

Bawa catatan vaksin sebelumnya. Dokter akan menyusun jadwal berdasarkan usia, jenis vaksin, dan riwayat pasien.

Informasi Terkait

Buat Jadwal Vaksinasi

Sampaikan jenis hewan, usia, kondisi saat ini, dan riwayat vaksin agar tim dapat membantu menyiapkan jadwal pemeriksaan.

Informasi pada halaman ini bersifat umum dan tidak menggantikan pemeriksaan langsung. Rencana pemeriksaan atau tindakan ditentukan dokter hewan berdasarkan kondisi masing-masing pasien.